26 mei 2014
hari ini tepaat dimana cerita ini berawal, ceritaku bersama
kawan kawanku, bersama mereka, aku mengagumi kekuasaan Tuhan, bersama mereka
pula canda dan tawa renyah tercipta..
aku bersama seorang sahabat perempuan petualangku ella dan
ke delapan lelaki kita. hahaha... aku dan ella punya 8 bodyguard yang siap
jagain kita 48 jam kedepan
seperti yang sudah di rencanakan,logistik, air, kompor,
tenda, lampusenter, sleepingbag, karpet,
dan kebutuhan masing2 yang sudah di siapin dari jauh2 hari. kita iuran buat
beli kebutuhan ini itu, buat bayar ini itu, termasuk perijinan, dan bensin.
fix kita ready..
26 mei kita berangka. aku dan ella siap dengan petualangan
yang cantik ini. hahaha...
kita berangkat sekitar jam 9 pagi, sambil mbulet ria,
akhirnya kita sampe di pantai selendang biru sekitar pukul 13. trus kita beli
ikan buat dibakar, dan tambahan logistik, trus kita parker sepeda dengan harga
2000/sepeda motor. aku dan aldi ngurus perijinan, sedang yang lain tawar
menawar harga sewa kapal bual sampai di tempat tujuan... oh iya harga sewa
kapal 100.000/ PP (antar jemput) untuk ijin kita harus bayar 20.000, dan buat
yang gak bawa sepatu buat ngelewati hutan, di sini juga di sediain sewa sepatu
dengan harga /pasang sepatu 10.000.
setelah semuanya siap. cuuusss kita naek kapal. perjalanan
nyebrang pulau ini di tempuh kurang lebih 15-20 menit saja. sambil ngisis
sambil nyantai sambil seruseruan kita foto foto..
akhirnya nyampek juga di pulau seberang. sebelum menikmati
keindahan pulau ini, kita harus ngelewatin hutan dulu, konon katanya kalau
kesini gak ijin sama orangtua, ato orang rumah bisa nyasar muter2 di hutan gak
bisa keluar, tapi alhamdulillaaahhh,saya
beserta rombongan selamat sampai tujuan. meski medan yang di tempuh berat,
karna ini cuaca hujan, jadi tanah yang ada di hujan jadi licin. hilang
konsentrasi dikit bisa kepreset. tapi tenang, ada 16 tangan dari 8 badan yang
mampu bantuin aku dan ella buat ngelewatin itu semua, gak hanya itu, batang dan
ranting pohon disana juga bisa jadi pegangan saat 16 tangan itu berada agak
jauh. satu persatu dari kami menikmati indah dan sakitnya terpleset sekaligus,
saat beban yang kamu baw pun juga tak ringan dan tak sedikit. karna kami membawa logistik untuk 10 orang ini.
dalam perjalanan pun kekompakan dan kesabaran kami diuji.satu capek kita
istirahat semua, minum air, dan lanjut lagi. begitu seterusnya,
ada beberapa hal yang unik dalam setiap petualangan, antara
satu rombongan dengan rombongan yang lain seakan menjadi sebuah saurada.
Mendadak, kita saling mengenal, mendadak kita saling berbalas senyum dan
bertegur sapa, meski belum pernah sekipun bertatap muka sebelumnya. Satu hal
lagi, kita biasa menyebut kode plat nomorkendaraan saat menyebutkan wilayah
asal kami, seperti N untuk malang, L untuk Surabaya dst…
beban yang kami pikul di punggung masingmasing kami, rasa
lelah yangmelanda kaki yang telah berjalan beribu meter, bukanlah hambatan buat menyerah.
sebelumnya aku udah pernah kesini, tapi beda. dulu pas
kesini pas cuaca panas,jadi tanahnya gak licin, juga gak bawa beban berat yang
menyiksa punggung seperti ini.
hari ini bakal jadi unbelievable moment deh.. kurang lebih
tiga jam perjalanan yang kami tempuh dengan jalan kaki ini. pukul 16.30 dan
akhirnyaaaaaa.... kita sampaiiii
di tempat ini,
Subhanallahhh...
disini akan kuhabiskan malam ini bersama kawan.
disini akan hadir seribu cerita yang tak pernah lupa.
disini akan hadir sebuah kisah dan pengalaman baru dari tiap
masing2 dari kami.
disini akan ada ribuan kisah yang takkan kadaluarsa walau
kita telah dewasa..
disini kami berdiri
di sini kami berpijak
disini..
di pulau sempu..
lelah tak lagi dirasa, saat hamparan pasir putih menyentuh
kaki, luasnya laut, dan hempasan ombak yang tenang menenangkan, membuat aku dan
kawan kegirangan melihat keindahan dari Sang Maha Segalanya ini.
Ku geletakkan tas, dan dudukdi atas pasir sembari mengatur
napas .. setelah cukup..
tenda pun kami pasang, dengan kerjasama 10 orang ini, sayangnya,
kita kurang pengalaman dalam hal ini, tenda yang kami pasang berada dalam tanah miring,karna
takut jika tengah malam
air laut akan pasang. setelah tenda siap, kita masak, bikin
hidangan buat makan malam..
kita bagi2 tugas, ada yang mencuci ikan dan beresin tenda. saat
sedang asyik menggoreng ikan tuna hasil beli di pelelangan tadi, tak di
sangkan, hujan turun.. bisa bayangin kan ? hahaha kita heboh mindahin kompor di
deket tenda ..
oh mai God!!
setelah itu kita makandalam keadaan yang sederhana pula, bikin
kopi sampai larut. hujan pun belum reda, bersepuluh orang ini pun berdesakan
menentukan tempat dalam tenda yang
miring.(lucu sekali saat di ingat) berebut oksigen, dan udaranya pengap antara
bau keringat dan hujan dan berdesakan dan bau bauan yang lain. hahahahaa
aku dan ella berada
posisi paling aman, karena memang kami harus diamankan. hahaha
sampai suatu malam, hujanpun reda, malam ini bulan purnama,
bulan bulat sempurna, serta langit nya menjadi cerah. kita bikin api unggun,
ngobrol, minum kopi dan.. kita main grobak sodor. Hahahaha seruuu sekali, tampa
cahaya lampu, dan rada sedikit remang2 gituh kita berlarian di atas pasir,
berlari, kena, dan jatuh.. tapi seruuuu, seruuuuuu sekalii... sampai tengah
malam, sampai kita lupa ini sudah jam berapa, sayangnya keceriaan itu luput tak
diabadikan dalam bidikan kamera, (but, it’sokay) kita teriak2 dan agak ganggu
mungkin buat para rombongan lain.
sampai akhirnya kita udahan, capek.. it's time to sleep
kalian tau..
malam itu malam yang terindah, sebagai perempuan yang harus
selalu menjaga keperempuanan ku, yang harus selalu tidur di tempat yang sama, yang harus pulang sebelum matahari menjadi
gelap.
sebelumnya, aku tak pernah seperti ini..
tapi malam ini, aku tak tidur di kasurku seperti biasanya,
aku juga nggak pake bantal, guling ku seperti biasanya, aku juga gak berselimut
seperti biassanya..
malam ini luar biasa, di temani sahabatku ela dan ke 8
bodyguard ku, kita gak tidur di tenda seperti yang aku bayangkan sebelumnya,
ini lebih dari itu..
pasir putih yang halus, dipadukan dengan hamparan langit
sejuta bintang. adalah hal luar biasa dalam hidupku yag pernah aku lewati..
ya, aku hanya tidur berbalut sleepingbag beralas pasir
dan beratap langit. terimakasih atas
nikmatmu ini Tuhan.. dan aku mimpi indah ..
besoknya..
masih pagi, aku dan ela berjalan2 menyusuri pantai,menikmati
indanya segoro anakan, dan melihat kekuasaan Sang Maha dengan berdiri di atas
karang, ini view paling bagus Jserta
menikmati angin sepoi, hamparan laut, dan hempasan angin yang menerpa wajah.
ke 8 kawanku ada yang beres2, ada yang nyiapin sarapan, ada
yang masi molor, ada yang foto2, banyak deh..
sarapan pagi dengan bakar ikan lagi..yummyy trus kita foti2,
dan kawan lelakiku pada nyebur ke laut semua. aku dan ela hanya main di
pinggiran, dan jadi fotografer dadakan yahh karna di suru2 moto terus sama ke 8
orang ini..
siang hari, setelah puas kita main, laper pun melanda tak ada air lagi
karna air hanya cukup buat jatah perjalanan pulang kita, terpaksa bikin mie
instan pake air laut,
you know what's the taste ?? try it, if u really want to
know. Hahaha
setelah itu kita packing, beresin tenda, karpet, sampahnya
kita bakar, dan kita udah siap buat balik.
ini ceritaku.. cerita mengenang setahun yang lalu, hari ini,
kita sudah tak bisa bersama menikmati indahnya pulau sempu bersama kawan, tapi,
terimakasih atas kebahagiaan ini, walau ini sesaat tetap saja aku bahagia tiap
kali aku mengenang cerita ini,
untuk kawan2ku yang mengikuti petualangan ke sempu ini, dan
yang lain dimanapun berada, semoga kalian sehat selalu, bahagia selalu,
sehingga bisa menjadi matahari bagi kegelapan sesama..
thanks a lot, for broght me there..
satu hal yang perlu di garis bawahin..
dua kali aku ke pulau ini, ada hal yang berbeda,
dulu, bersih, masih dikit sampah yang berserakan di sana
sini,
kali kedua kesana, banyak sampahnya..
yah, seenggaknya biar gak nambahin sampah disana, dibakar
sendiri2lah
dari tiap masing2 rombongan, biar pulau ini tetap bagus..
dulu sepi, gak banyak pengunjung seperti sekarang, gak papa
sih..
cuman ya saling jaga kebersihan aja kalo menurut aku, siapa
yang bawa pergi ya diayang bawa pulang sampahnya..
aku dan ella bangga, dankami menyebut diri kamisebagai
wanita perkasa..
hahaha