Rabu, 26 Agustus 2015

Entah

Entah..
Setiap kali aku mengingatmu, ada yang bergulir hangat di pipi. Ya, untuk ke sekian kalinya, aku menangisi membayangkan kita.
Karena bahagia ku bersamamu kini, mungkin hanya sekedar harap.
Mungkin tawaku bersamamu hanya akan menjadi angan.
Entah, sampai kapan aku sanggup seperti ini.
Kau lepas, tapi kau pula mengikatku dengan erat.
Tak bisakah kau meninggalkanku saja.
Tak bisakah kau melukaiku dengan hal yang lebih pantas.
Kau tahu?
Aku bisa mati perlahan jika terus seperti ini.
Tinggalkan saja aku tanpa mengucap kata apapun.
Jangan seperti ini.
Jangan...

Senin, 10 Agustus 2015

Biarlah sayang .. (repost 1 Agustus 2015)

Biarlah seperti ini, Seperti saat kamu mengecup keningku mesra dan nemeluk tubuhku hangat.
Biarlah seperti ini, saat kamu bermanja ingin ku suapi ketika makan.
Biarlah seperti ini, seperti saat kamu memanggilku sweetheart
Biarlah seperti ini, seperti saat kamu marah sebentar lalu kembali ceria bersamaku.
Biarlah seperti ini, seperti saat kamu menceritakan pengalamanmu beserta teman-temanmu.
Biarlah seperti ini, seperti saat kamu melakukan hobimu yang menyita waktu tetapi tetap memperhatikanku.
Biarlah seperti ini, seperti saat kamu memijit kakiku yang telah berjalan jauh.

Tetaplah seperti ini sayang, seperti saat aku membicarakan lipstik yang sama sekali tak kamu tahu.
Tetaplah seperti ini sayang, membuatku menjadi wanita muda dewasa dan selalu berpikiran terbuka.
Tetaplah seperti ini sayang, seperti saat aku ingin marah karena hormon dan kamu selalu mengalah untukku.
Tetaplah seperti ini sayang, seperti saat kamu menyanyikan lagu untukku.
Tetaplah seperti ini sayang, seperti saat aku menceritakan mimpiku dan kamu yang meng-Amin kannya.
Tetaolah seperti ini sayang, seperti saat aku yang bermain dengan temanku, pulang larut, menyapamu sebentar lalu beranjak tidur.
Tetaplah seperti ini sayang, memaklumiku ketika aku tertidur dan tak pernah memarahiku karenanya.
Tetaplah seperti ini sayang, selalu disisiku, menjagaku, menyayangi dan mencintaiku selalu. Karena disini aku melakukan hal yang sama. Lafyu :*

Selamat Menua, Selamat tinggal...

Hari ini 11 agustus kamu ulang tahun.
Selamat menua, selamat 22 tahun, Sayang!
Doa-doa terbaik untukmu.
Semoga selalu menyenangkan.
Sehat selalu, gak gampang pilek atau sakit. Makin rajin ibadahnya, gak bolong2 lagi sholatnya. Dimudahkan segala urusan, urusan kampus, keluarga, teman dan lainnya. Barokah umurnya supaya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Enteng jodoh dan sukses karir ya! Jangan lupa bersyukur dan bahagia selalu!

Kukira kemarin bakal jadi hari yang spesial buatmu, karena aku tlah menyiapkan semuanya. Aku bawa coklat, bawa kado juga buatmu.
Tapi semua berubah karena wifi, yap! Aku jadi autis.

Hari ini, kedua kalinya kamu bilang kata yang sakral itu. Entah, apa yang ada dipikiranmu saat itu, mungkin kamu memang telah muak dan lelah dengan semua ini, denganku.

Dan hal gak penting yang udah aku lakuin tadi adalah, aku sempat nangis pas didepanmu. Malu, sungguh. Karena aku gak biasa seperti itu.

Benar, kalo aku telah salah. Dan lebih parahnya lagi aku ngotot kalo gak salah. Aku sadar setelah seharian ini aku berpikir. Dan seingatku, gak sekali ini aku kayak gini. 3x seingatku. Maigaaatt. Pantas saja kamu semarah itu.

Aku minta maaf, sungguh. Aku salah. Maaf.
Tapi sekalipun aku gak pernah maksud begitu. Sama sekali aku gak ada niat buat bikin beban kamu. Maaf :(

Sebenarnya, aku tak ingin menyerah, aku mau kamu terus sama aku, aku mau cuma aku yang ada disisi kamu sebagai wanitamu. Aku ingin kita sama-sama terus.

Tapi, aku tau. Hubungan ini ada atas kemauan kita, jika toh nanti pada akhirnya kamu benar-benar telah menyerah, aku akan menerimanya sebagai keputusan kita. InsyaAllah.

Love you :)

From : Me, as ur ex sweetheart.