Senin, 10 Agustus 2015

Selamat Menua, Selamat tinggal...

Hari ini 11 agustus kamu ulang tahun.
Selamat menua, selamat 22 tahun, Sayang!
Doa-doa terbaik untukmu.
Semoga selalu menyenangkan.
Sehat selalu, gak gampang pilek atau sakit. Makin rajin ibadahnya, gak bolong2 lagi sholatnya. Dimudahkan segala urusan, urusan kampus, keluarga, teman dan lainnya. Barokah umurnya supaya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Enteng jodoh dan sukses karir ya! Jangan lupa bersyukur dan bahagia selalu!

Kukira kemarin bakal jadi hari yang spesial buatmu, karena aku tlah menyiapkan semuanya. Aku bawa coklat, bawa kado juga buatmu.
Tapi semua berubah karena wifi, yap! Aku jadi autis.

Hari ini, kedua kalinya kamu bilang kata yang sakral itu. Entah, apa yang ada dipikiranmu saat itu, mungkin kamu memang telah muak dan lelah dengan semua ini, denganku.

Dan hal gak penting yang udah aku lakuin tadi adalah, aku sempat nangis pas didepanmu. Malu, sungguh. Karena aku gak biasa seperti itu.

Benar, kalo aku telah salah. Dan lebih parahnya lagi aku ngotot kalo gak salah. Aku sadar setelah seharian ini aku berpikir. Dan seingatku, gak sekali ini aku kayak gini. 3x seingatku. Maigaaatt. Pantas saja kamu semarah itu.

Aku minta maaf, sungguh. Aku salah. Maaf.
Tapi sekalipun aku gak pernah maksud begitu. Sama sekali aku gak ada niat buat bikin beban kamu. Maaf :(

Sebenarnya, aku tak ingin menyerah, aku mau kamu terus sama aku, aku mau cuma aku yang ada disisi kamu sebagai wanitamu. Aku ingin kita sama-sama terus.

Tapi, aku tau. Hubungan ini ada atas kemauan kita, jika toh nanti pada akhirnya kamu benar-benar telah menyerah, aku akan menerimanya sebagai keputusan kita. InsyaAllah.

Love you :)

From : Me, as ur ex sweetheart.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar