Kamis, 09 Maret 2017

Akhirnya...

Akhirnya saya menyerah.
Terhadap diri saya sendiri, yang terlalu memaksa apa yang saya ingini,
Terhadap keadaan, yang membuat saya sadar ini tidak bisa,

Akhirnya saya menyerah,
Terhadap kamu, manusia yang saya anggap mau dan mampu melengkapi saya,
Manusia yang saya anggap bisa memahami dan memaklumi kekurangan saya,
Manusia yang saya anggap tempat dari segala dinamika hidup saya bermuara,
Manusia yang saya anggap adalah dunia saya.

Akhirnya saya menyerah,
Terhadap isi hati yang menyeru pada kepala untuk tetap disisi.
Terhadap perasaan yang selama ini saya rasa untuk kamu,
Terhadap kawatir dan cemas atas ketidakberadaanmu,
Terhadap takut dan kalut atas kepergianmu,

Akhirnya saya menyerah,
Mencoba memakai logika atas segala rasa di dada yang saya rasa.
Mencoba kembali pada realita yang membuat mulut saya menganga.

Ahirnya saya menyerah,
Terhadap kamu yang pernah begitu saya cinta,
Namun berakhir menjadi teman saja :))

Selasa, 07 Maret 2017

Again

Ta bisa lagi mencintamu
Dengan sisi lain ku
Mohon jangan salahkan aku lagi
Ini aku yang sebenarnya

Minggu, 22 Januari 2017

:(

Gak dirumah, gak di jalan, gak kamar.
Bisanya nangis doang.
Titik terendah hidup ku.

Rabu, 04 Januari 2017

Untuk Kamu yang sedang Patah Hati

Saya sangat bersyukur pada Tuhan karena telah menyudahi hubungan kita dengan cara seperti ini.
Saya yang tak lagi bergantung padamu lagi.
Saya yang sudah mampu berdiri menghadapi masalah lain lagi.
Saya yang sudah kuat dicerca pertanyaan tentang kami.
Saya yang bangkit karna telah berharap pada cinta sejati.
Saya yang telah mampu menghidupkan hati yang telah mati.
Saya yang mampu merasa hati yang telah mati.
Untuk kamu yang sedang patah hati,
Kamu tak sendiri menghadapi sepi,
Jangan takut lukamu akan pulih,
Senyum dan tawamu yang terkikih,
Hati yang telah hampir mati,
Siapkah kau tuk jatuh cinta sekali lagi?